Mataram, Jumat (1/8/2025) – Suasana khusyuk dan penuh kehangatan terasa menyelimuti Masjid As-Syuhada, Dinas PUPR Provinsi NTB, saat kegiatan Imtaq (Iman dan Taqwa) digelar dengan menghadirkan ulama kharismatik Dr. TGH. L. Ahmad Zaenuri, M.A sebagai penceramah utama.
Dalam tausiyahnya, TGH. Ahmad Zaenuri menyampaikan keutamaan (fadillah) luar biasa yang diperoleh seorang hamba ketika menghadiri majelis ilmu. Tak hanya sebagai bentuk ibadah intelektual, mendatangi majelis ilmu ternyata mampu mendatangkan berbagai kemuliaan spiritual yang luar biasa.
Empat fadillah utama yang beliau sampaikan antara lain:
- Perasaan menjadi tenang, bahagia, dan nyaman, karena cahaya ilmu menyejukkan hati.
- Timbulnya rasa saling mencintai dan menyayangi, serta tumbuhnya kepedulian sosial di antara sesama jamaah.
- Dicintai oleh para malaikat, karena majelis ilmu adalah tempat keberkahan yang disukai para malaikat Allah.
- Disanjung oleh Allah SWT di hadapan makhluk terbaik-Nya, sebagai bentuk kemuliaan bagi orang yang mencintai ilmu dan hikmah.
Tak hanya menyampaikan keutamaan majelis ilmu, TGH. Ahmad Zaenuri juga mengajak para jamaah—yang terdiri dari ASN dan pegawai Dinas PUPR NTB—untuk terus menjaga ketenangan dan ketentraman hati sebagai upaya menghindari penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan ujub, yang menurut beliau merupakan racun batin yang bisa menjauhkan manusia dari jalan yang diridhai Allah SWT.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan satu pesan penting yang disampaikan dengan gaya khas dan penuh kelembutan: “Mari kita lakukan bisnis yang tidak akan pernah rugi. Bisnis spiritual yang tak pernah gagal.”
Tiga bentuk “bisnis” yang disarankan oleh beliau kepada para jamaah adalah:
- Mengamalkan bacaan Al-Qur’an secara rutin, karena kalam Allah adalah petunjuk dan penenang jiwa.
- Rajin menghadiri majelis ilmu, untuk memperkuat iman dan memperdalam pemahaman agama.
- Melaksanakan ibadah di sepertiga malam, yaitu qiyamul lail yang menjadi waktu paling mustajab untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Kegiatan Imtaq di lingkungan Dinas PUPR NTB ini menjadi bagian dari upaya memperkuat spiritualitas pegawai, agar tetap seimbang antara kesibukan dunia dan persiapan akhirat. Dengan hadirnya tokoh ulama seperti TGH. Ahmad Zaenuri, kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga sarana meningkatkan kesadaran akan pentingnya ilmu, amal, dan hati yang bersih dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.