Lombok Barat, 5 Agustus 2025 — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP, menegaskan pentingnya peran Gabungan Organisasi Wanita (GOW) sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program-program prioritas daerah. Hal ini disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus GOW Kabupaten Lombok Barat, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Selasa (5/8).
Menurut Wakil Gubernur, keberadaan GOW tidak hanya sekadar wadah organisasi wanita, tetapi juga harus menjadi ujung tombak pelaksanaan program strategis pemerintah, khususnya dalam sektor pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, dan perlindungan perempuan dan anak.
“Tujuan berorganisasi adalah bagaimana membersamai pemerintah dalam mensukseskan program yang ada. GOW harus jadi garda terdepan yang bersinergi dengan Bupati dan Wakil Bupati, serta mendukung penuh prioritas utama pemerintah provinsi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti sejumlah program prioritas Pemprov NTB yang harus mendapat dukungan semua pihak, termasuk GOW, seperti:
- Pengentasan kemiskinan ekstrem,
- Penguatan ketahanan pangan,
- Pemulihan sektor pariwisata, khususnya revitalisasi Pantai Senggigi sebagai ikon NTB.
“Lombok Barat punya pekerjaan rumah besar, terutama menghidupkan kembali kawasan Senggigi agar kembali menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” tambahnya.
Wakil Gubernur mengajak seluruh pengurus GOW untuk tidak hanya aktif di level struktural, tetapi juga turun langsung membaur bersama masyarakat, menyampaikan program, serta menjadi agen perubahan sosial.
“Saya harap organisasi ini tidak hanya diisi oleh elit-elitnya saja, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat—menyentuh langsung kebutuhan rakyat, terutama kaum perempuan dan anak-anak,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga meminta dukungan dari Bupati untuk memberikan ruang dan peran lebih besar bagi GOW, sebagai jembatan antara TP PKK dan pemerintah daerah. Ia menilai sinergi yang solid akan memperkuat efektivitas program pembangunan berbasis keluarga dan perempuan.
“Dukungan dari kepala daerah adalah kunci, agar GOW benar-benar bisa menjadi motor penggerak, bersama OPD teknis dalam menyampaikan program dan solusi ke masyarakat,” pungkasnya.