Lombok Utara, 20 Agustus 2025 — Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, mengajak seluruh kaum ibu di Kabupaten Lombok Utara untuk mengambil peran lebih aktif dalam melawan stunting dan memperjuangkan masa depan generasi penerus. Hal ini disampaikan saat meninjau Pengobatan Gratis bagi Lansia dan Anak Stunting di UPTD BLUD Puskesmas Senaru, Kecamatan Bayan, Rabu (20/8).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, yang tahun ini difokuskan pada penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem di wilayah-wilayah prioritas.
“Kita tidak sedang mengejar angka statistik semata. Tujuan kita adalah menghadirkan masa depan yang lebih sehat dan lebih baik untuk anak-anak kita,” tegas Wagub yang akrab disapa Bu Indah.
Dalam dialognya dengan warga, Wagub Indah memberikan motivasi penuh semangat kepada para ibu, agar tidak menyerah oleh keterbatasan. Ia menekankan bahwa memberikan gizi seimbang kepada anak bukan soal mahal atau murah, tapi soal kemauan untuk belajar dan berkreasi.
“Seorang ibu boleh saja tidak terpelajar, tetapi jangan biarkan anak-anaknya bernasib sama. Ibu adalah motor penggerak rumah tangga. Di tangan ibu-lah kualitas generasi bangsa dibentuk,” ujarnya disambut tepuk tangan warga.
Ia juga mengingatkan bahwa stunting kerap terkait erat dengan kemiskinan ekstrem, dan penanganannya tidak bisa dilakukan pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi semua unsur, termasuk tokoh masyarakat, PKK, dan organisasi perempuan seperti GOW, untuk menjangkau dan menangani kasus-kasus stunting secara menyeluruh.
“Ayo bantu Bupati, bantu Ketua PKK, bantu Ketua GOW. Pastikan tidak ada satu pun anak stunting di KLU yang luput dari perhatian. Ini perjuangan kita bersama,” serunya.
Dengan pendekatan humanis dan ajakan penuh semangat, Wagub Indah berharap benih kesadaran akan pentingnya gizi anak dan peran ibu bisa tumbuh kuat di hati masyarakat.