Selong, 29 Juli 2025 — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap penguatan sarana keagamaan sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial masyarakat. Pada Selasa malam (29/07/2025), Bupati Lombok Timur, H. Hairul Warisin, didampingi Wakil Bupati H. Edwin Hadi Wijaya, melakukan silaturahmi langsung dengan pengurus dan jamaah Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, dalam rangka mensosialisasikan rencana renovasi besar-besaran masjid kebanggaan masyarakat Lombok Timur tersebut.
Masjid Agung: Simbol Spiritualitas dan Kebersamaan Masyarakat Lombok Timur
Masjid Agung Al-Mujahidin Selong bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga merupakan simbol sejarah, spiritualitas, dan kebersamaan masyarakat Lombok Timur. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan fasilitas yang lebih representatif, nyaman, dan fungsional menjadi hal yang tak terhindarkan. Pemerintah Daerah pun merespons aspirasi masyarakat tersebut dengan menyusun rencana renovasi menyeluruh terhadap masjid yang berada di jantung Kota Selong ini.
Dalam pertemuan hangat yang berlangsung di halaman masjid, Bupati H. Hairul Warisin menyampaikan bahwa renovasi ini bukan hanya proyek fisik semata, melainkan wujud komitmen pemerintah dalam mendorong kemajuan infrastruktur keagamaan sebagai fondasi pembinaan umat dan perekat sosial.
“Masjid Agung ini adalah milik bersama, rumah besar umat Islam di Lombok Timur. Sudah saatnya kita benahi dan tingkatkan kualitasnya agar semakin nyaman digunakan, baik untuk ibadah maupun kegiatan keagamaan dan sosial,” ujar Bupati Hairul dalam sambutannya di hadapan para tokoh agama, pengurus masjid, serta jamaah yang hadir.
Fasilitas Ditingkatkan, Fungsi Sosial Diperkuat
Rencana renovasi yang disosialisasikan mencakup perbaikan fisik bangunan utama, perluasan area shalat, peningkatan kualitas sistem tata suara dan pencahayaan, penambahan fasilitas untuk jamaah perempuan dan penyandang disabilitas, hingga penataan taman dan area parkir.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Edwin Hadi Wijaya menekankan bahwa proses renovasi akan melibatkan para ahli arsitektur Islami serta mempertimbangkan kearifan lokal dan aspek keberlanjutan.
“Kita ingin renovasi ini tidak hanya menambah estetika, tetapi juga memperkuat fungsi sosial dan edukatif dari masjid. Masjid harus menjadi pusat pembinaan, dakwah, dan pemberdayaan umat,” jelasnya.
Pemerintah Daerah juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan renovasi, agar hasil yang dicapai benar-benar mencerminkan kebutuhan dan aspirasi umat.
Harapan dan Dukungan dari Jamaah
Kunjungan ini pun disambut antusias oleh para jamaah dan pengurus Masjid Agung. Banyak di antara mereka yang menyampaikan dukungan dan harapan agar proses renovasi dapat berjalan lancar serta membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Lombok Timur.
Ketua Pengurus Masjid Agung, dalam tanggapannya, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.
“Ini adalah langkah besar. Kami tentu sangat mendukung dan siap bersinergi agar renovasi ini berjalan baik. Insya Allah, Masjid Agung akan menjadi lebih baik dan lebih hidup ke depannya,” ujarnya.
Penutup: Sinergi Pemerintah dan Umat Demi Masjid yang Lebih Baik
Rencana renovasi Masjid Agung Al-Mujahidin ini menjadi salah satu bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun sarana ibadah yang modern, inklusif, dan tetap menjaga nilai-nilai religius serta budaya lokal.
Melalui ikhtiar ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap Masjid Agung tidak hanya tampil lebih representatif secara fisik, tetapi juga mampu memperkuat peranannya sebagai pusat spiritual, sosial, dan pembinaan umat Islam di Lombok Timur.