Home / Ragam / Pariwisata / FORNAS VIII di NTB: Lebih dari Sekadar Olahraga, Peserta Terpikat Kuliner Khas Lombok

FORNAS VIII di NTB: Lebih dari Sekadar Olahraga, Peserta Terpikat Kuliner Khas Lombok

Mataram, 28 Juli 2025 — Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII yang tengah berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) bukan hanya menjadi panggung bagi para pegiat olahraga dari seluruh penjuru Indonesia untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka, tetapi juga menjadi ajang promosi budaya, kuliner, dan pariwisata NTB ke kancah nasional.

Ajang nasional yang digelar setiap empat tahun sekali ini sukses menarik ribuan peserta dari berbagai provinsi, termasuk dari organisasi olahraga masyarakat (Inorga) seperti BAVETI (Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia). Selain antusias mengikuti pertandingan, kontingen BAVETI asal Kalimantan Selatan mengaku jatuh hati pada kelezatan kuliner khas Lombok yang mereka nikmati selama berada di NTB.

Ayam Taliwang dan Pelecing Kangkung, Primadona di Meja Makan

Salah satu anggota kontingen BAVETI menyampaikan kekagumannya terhadap sajian kuliner lokal yang telah menjadi langganan rombongan sejak hari pertama tiba di Lombok.

“Di Lombok ini makanan yang paling enak itu Ayam Taliwang. Sudah dua hari di sini, setiap makan pasti pilih Ayam Taliwang dan Pelecing Kangkung. Rasanya khas, pedasnya pas, dan bikin ketagihan,” ujarnya penuh antusias saat ditemui usai pertandingan di lapangan tenis DPRD NTB, Senin (28/07/2025).

Bagi kontingen asal Kalimantan Selatan itu, kehadiran kuliner khas lokal menjadi salah satu nilai tambah dari pelaksanaan FORNAS VIII di NTB. Mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga mendapatkan pengalaman budaya yang autentik, salah satunya melalui cita rasa makanan daerah.

FORNAS sebagai Jembatan Promosi Budaya dan Pariwisata NTB

Dinas Pemuda dan Olahraga NTB bersama panitia pelaksana memang sengaja menyelaraskan agenda FORNAS dengan misi promosi budaya lokal. Tidak hanya lomba-lomba olahraga masyarakat, peserta juga diajak mengenal lebih dekat potensi wisata dan keunikan kuliner NTB.

Beberapa rumah makan lokal hingga UMKM kuliner di sekitar venue pertandingan pun mengaku mengalami peningkatan penjualan sejak gelaran FORNAS dimulai. Ayam Taliwang, Sate Rembiga, dan Pelecing Kangkung menjadi menu favorit yang paling banyak dipesan.

Kepala Dinas Pariwisata NTB menyampaikan bahwa FORNAS VIII merupakan momentum strategis untuk mempromosikan “Sport Tourism”, yang menggabungkan kegiatan olahraga dan pariwisata sebagai satu paket destinasi unggulan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa NTB bukan hanya destinasi wisata alam yang indah, tetapi juga kaya akan tradisi kuliner dan keramahan masyarakatnya. Melalui FORNAS ini, kami berharap peserta akan membawa pulang kesan baik dan keinginan untuk kembali,” ujarnya dalam sesi wawancara.

Kesan Mendalam, Harapan untuk Kembali

Dengan atmosfer kompetisi yang sehat, sambutan hangat masyarakat lokal, dan sajian kuliner yang menggoda selera, peserta FORNAS VIII tahun ini membawa lebih dari sekadar medali dan kenangan pertandingan. Mereka juga membawa cerita tentang kelezatan Ayam Taliwang, kesegaran Pelecing Kangkung, dan keindahan pulau Lombok yang tak mudah dilupakan.

Salah satu peserta bahkan mengungkapkan keinginannya untuk kembali ke NTB bersama keluarga, kali ini bukan untuk bertanding, tapi berlibur.

“Kalau ada kesempatan, saya pasti ingin kembali ke sini. Lombok itu lengkap: indah, enak, dan ramah,” ucapnya sambil tersenyum.

Penutup

Festival Olahraga Masyarakat Nasional VIII di NTB bukan hanya ajang untuk menguatkan semangat olahraga, tetapi juga wadah untuk mempererat tali persaudaraan antar daerah, sekaligus mengenalkan kekayaan budaya dan kuliner lokal. NTB telah membuktikan bahwa olahraga bisa menjadi jembatan menuju promosi daerah secara menyeluruh—dari lapangan hingga meja makan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *