Home / Ragam / Sosial / Jangan Bakar Bantuan, Beli Buku Bukan Rokok!”Apa Lagi Buat Judol – Wapres Gibran Tegas Saat Serahkan BSU di NTB

Jangan Bakar Bantuan, Beli Buku Bukan Rokok!”Apa Lagi Buat Judol – Wapres Gibran Tegas Saat Serahkan BSU di NTB

Mataram, Jumat (1/8/2025) – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menggebrak suasana dengan pesan lugas dan penuh makna saat menyerahkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 di Kantor Pos Mataram, Nusa Tenggara Barat. Didampingi oleh Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, dan Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, Ph.D., Gibran mengingatkan para penerima manfaat agar menggunakan bantuan dengan bijak dan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Wapres Gibran mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat: pengeluaran konsumtif, khususnya kebiasaan membeli rokok yang sering kali mengalahkan kebutuhan anak dan keluarga.

“Saya titip juga, terutama untuk yang bapak-bapak. Ketika menerima bantuan, jangan langsung ke warung beli rokok. Lebih baik uangnya untuk beli sembako, untuk anak-anaknya,” ucap Wapres dengan nada tegas namun penuh kehangatan.

Penyaluran BSU kali ini bertepatan dengan awal tahun ajaran baru, sehingga Gibran menilai momen tersebut sangat tepat untuk mendorong para orang tua agar memprioritaskan pendidikan anak-anak mereka.

“Ini kan tahun ajaran baru, ya? Jadi manfaatkan bantuan ini untuk beli buku, beli tas, beli sepatu anak. Gunakan untuk hal-hal yang produktif dan mendesak,” lanjutnya.

Acara penyerahan BSU ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., serta para penerima manfaat dari berbagai sektor. Gibran mengapresiasi ketertiban dan antusiasme masyarakat NTB dalam menyambut bantuan tersebut.

Namun, di balik pesan positif, Wapres juga mengeluarkan peringatan keras terhadap penyalahgunaan dana bantuan, terutama untuk praktik ilegal seperti judi online.

“Kalau nanti ketahuan bantuannya dipakai buat judol (judi online), mohon maaf, bantuannya akan kami cabut. Dan pasti ketahuan. Tapi saya yakin, di NTB ini orangnya baik-baik semua, nggak ada yang macam-macam,” tegasnya sambil disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wapres dan perhatian pemerintah pusat terhadap kesejahteraan pekerja di NTB.

“BSU ini bukan hanya soal bantuan, tapi juga bentuk pengakuan atas kerja keras masyarakat. Dan kami di daerah siap mengawalnya agar benar-benar membawa manfaat,” ujar Gubernur Iqbal.

Program BSU tahun 2025 ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat pekerja, terutama di tengah tantangan ekonomi global dan naiknya kebutuhan pokok.

Melalui kunjungan kerja yang penuh makna ini, Wapres Gibran tak hanya menyerahkan bantuan, tapi juga menyuarakan pesan moral yang kuat: utamakan anak, bangun masa depan, bukan membakar harapan di ujung rokok.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *