Lombok Barat, NTB – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Nusa Tenggara Barat, salah satu pejabat negara meninjau langsung Sekolah Rakyat, program strategis dan prioritas dari Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto.
Sekolah Rakyat yang berlokasi di Lombok Barat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Mengusung jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), sekolah ini memiliki 4 kelas dengan masing-masing 25 siswa, sehingga total 100 siswa/siswi mendapat kesempatan mengenyam pendidikan secara gratis dan berkualitas.
Yang menarik, para siswa tidak hanya mengikuti pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga diasramakan. Sistem asrama ini bertujuan membentuk karakter, kepribadian, dan kemandirian siswa secara lebih menyeluruh. Tak hanya aspek akademik, kesehatan dan gizi anak-anak pun menjadi perhatian utama dengan penyediaan makanan sehat dan bergizi setiap harinya.
Dalam keterangannya, pejabat tersebut menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya sebatas fisik seperti jalan atau jembatan, tetapi juga mencakup infrastruktur sumber daya manusia — termasuk pendidikan.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi antara pusat, daerah, dan antar kementerian/lembaga menjadi kunci. Sekolah Rakyat adalah bukti nyata bagaimana kolaborasi tersebut bisa menghasilkan solusi konkret yang langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi model nasional dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, membentuk generasi muda yang unggul, sehat, dan siap bersaing di masa depan.