Mataram, 27 Agustus 2025 — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menguatkan sinergi lintas sektor dalam upaya menuntaskan kemiskinan ekstrem di wilayahnya. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menerima audiensi dari Rotary International District 3420 di Ruang Kerja Gubernur NTB pada Rabu (27/8), guna membahas potensi kolaborasi dalam program transformasi desa miskin ekstrem, khususnya melalui pendekatan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menyampaikan komitmen kuat Pemprov NTB untuk melibatkan berbagai pihak, termasuk organisasi internasional, dalam mempercepat pencapaian target pengentasan kemiskinan ekstrem. Salah satu langkah nyata yang kini tengah dilaksanakan adalah Program Desa Berdaya Transformasi, yang menyasar 106 desa miskin ekstrem di NTB.
“Program ini kami intervensi secara bertahap. Targetnya, dalam empat tahun ke depan, desa-desa tersebut bisa keluar dari jerat kemiskinan. Kami mengedepankan kolaborasi dari semua unsur — pemerintah pusat, kabupaten/kota, NGO, CSR perusahaan, hingga mitra internasional,” jelas Gubernur.
Pada tahun 2025 ini, 20 desa telah memasuki tahap awal intervensi. Langkah pertama dimulai dengan pemetaan mendalam terhadap persoalan sosial dan ekonomi yang menjadi akar masalah kemiskinan, sekaligus menggali potensi lokal sebagai motor penggerak ekonomi desa.
“Setelah pemetaan, kami tetapkan parameter keberhasilan transformasi desa. Ini menjadi acuan dalam mengevaluasi efektivitas intervensi dan memastikan keberlanjutan program ke depan,” tambahnya.
District Governor Rotary International District 3420, Dyah Anggraeni, menyambut baik inisiatif Pemprov NTB. Ia menegaskan kesiapan Rotary untuk menjadi mitra strategis, khususnya di sektor kesehatan perempuan dan peningkatan kapasitas masyarakat desa.
“Kami melihat perhatian Gubernur terhadap isu kesehatan dan pembangunan desa sangat selaras dengan misi Rotary. Kolaborasi ini punya potensi besar untuk menciptakan dampak nyata dan berkelanjutan,” ujar Dyah.
Audiensi ini menjadi langkah awal membangun sinergi antara Pemprov NTB dan Rotary International untuk mendorong pemberdayaan desa miskin ekstrem melalui intervensi terukur dan kolaboratif.