Home / Daerah / Lombok Timur / Dari Lingkok Telu ke Pulau Jawa: Kisah Inspiratif Pemuda NTB Sukses Jadi Pengusaha Kelapa dan Ciptakan Lapangan Kerja

Dari Lingkok Telu ke Pulau Jawa: Kisah Inspiratif Pemuda NTB Sukses Jadi Pengusaha Kelapa dan Ciptakan Lapangan Kerja

Lombok Timur, 28 Juli 2025 — Di tengah tantangan ekonomi dan keterbatasan peluang kerja di pedesaan, seorang pemuda asal Dusun Lingkok Telu, Desa Jenggik Utara, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, membuktikan bahwa semangat wirausaha dan kerja keras mampu membuka jalan menuju kemandirian ekonomi sekaligus membawa manfaat bagi banyak orang di sekitarnya.

Adalah Yon (22 tahun), sosok muda inspiratif yang kini dikenal sebagai salah satu pengusaha kelapa paling aktif di Pulau Lombok. Dengan tekad kuat dan semangat pantang menyerah, Yon merintis usaha pembelian dan distribusi kelapa dari berbagai wilayah di Pulau Lombok, untuk kemudian dikirim dalam jumlah besar ke pasar-pasar di Pulau Jawa.

“Awalnya saya hanya bantu orang tua jual kelapa di pasar lokal. Tapi saya berpikir, kenapa tidak kita pasarkan lebih luas? Dari situlah saya mulai mencoba menghubungi pembeli di Jawa, dan ternyata permintaannya luar biasa,” ujar Yon saat ditemui di tempat usahanya.

Kini, setiap bulan Yon mampu mengirim hingga 20 ribu butir kelapa ke berbagai kota di Pulau Jawa, seperti Surabaya, Semarang, dan Jakarta. Ia bekerja sama dengan petani kelapa di Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan bahkan sebagian wilayah Lombok Utara, untuk memenuhi permintaan pasarnya yang terus meningkat.

Yang lebih membanggakan, usaha yang ia rintis sejak tahun 2022 ini tidak hanya memberi penghidupan bagi dirinya dan keluarganya, tetapi juga telah membuka lapangan pekerjaan bagi lebih dari 30 pemuda di desanya.

“Anak-anak muda di desa banyak yang nganggur. Jadi saya ajak mereka untuk bantu mulai dari proses pengumpulan, pemilahan, pengangkutan sampai pemuatan ke truk ekspedisi. Alhamdulillah sekarang mereka punya penghasilan tetap,” kata Yon dengan senyum bangga.

Membangun dari Desa, Membangkitkan Harapan

Yon membuktikan bahwa dengan memanfaatkan potensi lokal dan jaringan distribusi yang tepat, produk pertanian seperti kelapa bisa memiliki nilai tambah tinggi. Ia mengelola semua aktivitas bisnisnya dari desa, memanfaatkan teknologi sederhana dan komunikasi digital untuk terhubung dengan para pembeli antarpulau.

Gaya kepemimpinan Yon dalam menjalankan usaha juga patut diacungi jempol. Ia membangun tim kerja yang solid, memperhatikan kesejahteraan para pekerjanya, dan bahkan mulai merintis pelatihan singkat bagi anak muda desa yang ingin belajar wirausaha.

“Saya ingin mereka tidak hanya bekerja, tapi juga belajar. Siapa tahu suatu saat mereka bisa buka usaha sendiri,” tambahnya.

Selain kelapa, kini Yon juga mulai mengembangkan lini bisnis baru seperti olahan sabut kelapa dan arang tempurung. Ia melihat peluang besar dari limbah kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini sejalan dengan tren industri hijau dan permintaan produk-produk organik dari luar daerah.

Pemuda NTB yang Menjadi Contoh Kemandirian Ekonomi Desa

Kisah sukses Yon menjadi gambaran nyata bahwa desa bukanlah tempat keterbatasan, melainkan ruang luas bagi kreativitas dan kemandirian. Pemerintah Provinsi NTB memberikan apresiasi kepada para pemuda yang menjadi agen perubahan di lingkungannya.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa pembangunan NTB tidak hanya bertumpu pada program pemerintah, tetapi juga pada inisiatif warga — khususnya generasi muda — yang berani mengambil peran sebagai pelaku ekonomi.

“Pemuda harus bisa membuktikan bahwa desa bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi jika dikelola dengan semangat kewirausahaan. Pemerintah tentu akan mendukung pemuda-pemuda seperti ini agar terus berkembang,” ujar Gubernur.

Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UMKM, siap memberikan pendampingan serta akses permodalan dan pelatihan bagi pelaku usaha muda yang ingin berkembang

Inspirasi yang Menyebar dari Lingkok Telu

Dari sebuah dusun kecil di kaki perbukitan Lombok Timur, kisah Yon menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan tidak mengenal latar belakang. Dengan kemauan kuat, semangat kerja keras, dan niat tulus untuk membangun bersama, seorang pemuda bisa menjadi penggerak ekonomi lokal, penyedia lapangan kerja, dan sumber inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Yon sendiri berharap ke depan semakin banyak pemuda NTB yang tidak takut untuk memulai usaha, sekecil apapun itu.

“Mulailah dari apa yang ada di sekitar kita. Jangan tunggu kaya dulu untuk bisa membantu orang lain. Yang penting niat baik, kerja keras, dan jujur. InsyaAllah rejeki datang,” tutupnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *