Rarang, Lombok Timur – Suasana Car Free Day (CFD) Inen Selao di Desa Rarang, Kecamatan Terara, Minggu pagi (27 Juli 2025 ), terasa lebih istimewa dari biasanya. Selain dipadati oleh masyarakat yang berolahraga dan berwisata kuliner, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di Lombok Timur.
Melalui kegiatan bertajuk “UMKM Naik Kelas”, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Timur secara langsung membagikan 50 Izin Usaha Mikro (IUM) dan Sertifikat Halal secara gratis kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang telah melalui proses verifikasi.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Daerah melalui Diskop dan UMKM Lotim dalam mendukung legalitas dan daya saing produk lokal.
Memberikan Kemudahan dan Kepastian Usaha
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur,menyampaikan bahwa legalitas usaha dan sertifikasi halal menjadi syarat penting bagi pelaku UMKM untuk dapat berkembang dan menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.
“Hari ini kami menyerahkan secara simbolis 50 Izin Usaha dan Sertifikat Halal. Ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan kami kepada UMKM di Lombok Timur. Kami ingin memastikan bahwa UMKM kita tidak hanya bertahan, tapi juga bisa bersaing dengan produk dari luar daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa program ini akan terus berlanjut dan menyasar seluruh kecamatan di Lombok Timur secara bertahap. Dengan adanya legalitas resmi dan sertifikasi halal, pelaku usaha diharapkan lebih percaya diri dalam mengembangkan bisnisnya, serta dapat mengakses berbagai program pembinaan, permodalan, dan pemasaran dari pemerintah.
Disambut Antusias Pelaku Usaha
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para pelaku UMKM yang hadir. Salah satu penerima izin usaha, Ibu Siti Nurjanah, penjual kue tradisional asal Kecamatan Sikur, mengaku sangat terbantu dengan program ini.
“Biasanya ngurus izin usaha dan sertifikat halal itu susah dan mahal. Tapi hari ini kami dapat gratis dan cepat. Alhamdulillah, saya jadi lebih semangat jualan dan ingin mengembangkan usaha lebih besar,” ungkapnya bahagia.
CFD Sebagai Ruang Promosi dan Pertumbuhan UMKM
Tidak hanya sebagai ajang olahraga dan rekreasi, CFD Inen Selao kini menjadi ruang penting untuk pertumbuhan UMKM lokal. Puluhan stand kuliner dan kerajinan tangan khas Lombok Timur tampak berjajar, memperlihatkan semangat masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif.
Diskop dan UMKM Lotim berharap CFD dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai etalase produk lokal, sekaligus sarana edukasi tentang pentingnya legalitas dan kualitas produk.
Menuju UMKM Lombok Timur yang Tangguh dan Kompetitif
Dengan program-program seperti ini, Lombok Timur menegaskan posisinya sebagai kabupaten yang serius dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan. Dukungan langsung melalui pembagian izin usaha dan sertifikat halal merupakan langkah konkret menuju UMKM yang tangguh, mandiri, dan kompetitif di tengah tantangan zaman.
Diskop dan UMKM Lotim mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas produk, menjaga kejujuran usaha, serta aktif mengikuti pelatihan dan pembinaan yang telah disediakan pemerintah.
“Mari kita bersama bangkitkan UMKM Lombok Timur, karena dari UMKM-lah denyut ekonomi rakyat terus bergerak,” DISKOP.