Sikur, Lombok Timur – Suasana sore di Taman Simpang Empat Kota Raja, Kecamatan Sikur, tampak semakin hidup dan meriah. Setiap harinya, terutama menjelang matahari terbenam, taman yang berada di jantung wilayah Sikur ini dipenuhi pengunjung yang datang untuk sekadar bersantai sambil menikmati aneka kuliner kaki lima yang menggoda selera.
Barisan penjual makanan berjajar rapi di sepanjang area taman, menghadirkan beragam pilihan jajanan, mulai dari sate bakar, bakso, jagung bakar, mie kuah pedas, hingga aneka minuman segar. Aroma khas dari sate yang dibakar dan kuah bakso yang mengepul menambah suasana hangat dan akrab di tempat ini.
Bukan hanya soal makanan, taman ini juga menjadi tempat favorit warga untuk berkumpul, bercengkerama, dan melepas penat setelah seharian beraktivitas. Banyak keluarga, anak-anak muda, hingga lansia terlihat menikmati suasana yang tenang namun ramai, menjadikan taman ini sebagai titik kumpul yang menyenangkan.
Salah satu pengunjung, Rini (32), warga Desa Sikur, mengaku hampir setiap sore datang bersama anak-anaknya.
“Tempatnya enak, ramai tapi tetap nyaman. Anak-anak bisa lari-lari, saya bisa santai sambil makan bakso atau jagung bakar. Harganya juga terjangkau,” ujarnya sambil tersenyum.
Fenomena ini menunjukkan geliat ekonomi mikro yang tumbuh dari sektor kuliner lokal. Para pedagang mengaku senang karena dagangan mereka selalu laris, apalagi saat akhir pekan.
“Alhamdulillah, tiap sore rame terus. Kadang sebelum maghrib, sate saya sudah habis,” ujar Pak Nurdin, salah satu pedagang sate yang telah berjualan di kawasan tersebut selama lebih dari satu tahun.
Pemerintah Kecamatan Sikur pun menyambut baik tumbuhnya sentra kuliner ini. Selain menjadi sarana hiburan rakyat, kehadiran taman dan aktivitas di dalamnya turut mendukung sektor UMKM dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Dengan atmosfer yang semakin hidup, Taman Simpang Empat Kota Raja tak hanya menjadi ruang terbuka hijau, tapi juga ikon kecil kebersamaan dan geliat ekonomi rakyat yang patut dijaga dan dikembangkan.